When you try your best, but you don't succeed
When you get what you want, but not what you need
When you feel so tired, but you can't sleep
Stuck in reverse
And the tears come streaming down your face
When you lose something you can't replace
When you love someone, but it goes to waste
Could it be worse?
Lights will guide you home
And ignite your bones
And I will try to fix you
And high up above or down below
When you're too in love to let it go
But if you never try you'll never know
Just what you're worth
Lights will guide you home
And ignite your bones
And I will try to fix you
Tears stream down on your face
When you lose something you cannot replace
Tears stream down on your face
And I...
Tears stream down on your face
I promise you I will learn from my mistakes
Tears stream down on your face
And I...
Lights will guide you home
And ignite your bones
And I will try to fix you
Cari Blog Ini
Selasa, 24 Mei 2011
9 Tanda Cinta Anda Bertepuk Sebelah Tangan
Bertemu dan menjalin hubungan dekat dengan seseorang tak selamanya berakhir dalam hubungan asmara. Si dia menyukai perilaku dan sikap Anda, namun ia tak kunjung menyatakan perasaannya.
Perlakuannya pada Anda lebih seperti seorang teman daripada seorang kekasih. Atau, bisa jadi ia mengetahui sinyal-sinyal yang Anda kirim namun mengacuhkannya.
Agar tak berlama-lama sakit hati, sebaiknya cari tahu apakah hubungan Anda berdua tak lebih dari sekadar teman baginya atau tidak, seperti dikutip dari laman Your Tango.
1. Anda yang selalu memulaiAndalah orang yang paling antusias mengajaknya menonton film romantis atau pergi berlibur. Anda pula yang harus memancing humor dan pembicaraan di antara kalian. Kalau Anda yang selalu mengawali pesan singkat dan telepon, berarti kemungkinan besar hanya Anda sendiri yang jatuh hati padanya.
2. Jika berinisiatif, ia membawa temanWalaupun mengajak Anda pada suatu acara, ia membawa serta teman-temannya sehingga kalian berdua tak mendapat waktu berdua. Mungkin ia hanya menganggap Anda bagian dari temannya.
3. Dia memanggil Anda dengan sebutan 'kawan' atau 'teman'Bisa juga ia memanggil Anda dengan sebutan formal dan tidak mencerminkan panggilan sayang. Berarti, si dia memang tidak tertarik pada Anda.
4. Dia curhat tentang orang lainCurhat tentang perasaannya terhadap wanita lain saat sedang menyukai seseorang tanpa memedulikan perasaan Anda. Ini menunjukkan dia memercayai Anda hanya sebagai teman.
5. Dia mengatur kencan Anda dengan orang lainWalaupun ia mengetahui Anda menyukainya, ia merasa bersalah karena tidak memiliki perasaan sama. Sehingga, ia berusaha menebusnya dengan memperkenalkan Anda dengan orang lain. Jangan menganggap seberapa jauh ia ingin menguji Anda, ia hanya merasa bersalah.
6. Tidak menghiraukan AndaSaat pria menyukai seorang wanita, ia akan berusaha menyentuh, menghibur, menggoda dan mengetahui waktu-waktu khusus Anda. Namun, nyatanya ia tak terlalu peduli kapan Anda tidur atau makanan kesukaan. Dia malah tak pernah melancarkan godaan pada Anda dan menghindari menyentuh Anda.
7. "Kita teman, kan?"Dia sering mengulang-ulang, Anda berdua tetap berteman kendati ada masalah dalam hubungan kalian.
8. Berkencan dengan teman AndaWalaupun Anda telah melakukan hal terbaik untuk menarik hatinya, ia malah memilih teman Anda atau orang yang Anda kenal sebagai teman kencannya.
9. Dia berusaha menghindarSetelah lama tak memberi kabar, dia mendatangi Anda tanpa rasa bersalah dan mengaku menghabiskan waktu dengan teman-temannya. Jika demikian, tak ada gunanya berniat mengubah perasaannya menjadi cinta pada Anda.
Perlakuannya pada Anda lebih seperti seorang teman daripada seorang kekasih. Atau, bisa jadi ia mengetahui sinyal-sinyal yang Anda kirim namun mengacuhkannya.
Agar tak berlama-lama sakit hati, sebaiknya cari tahu apakah hubungan Anda berdua tak lebih dari sekadar teman baginya atau tidak, seperti dikutip dari laman Your Tango.
1. Anda yang selalu memulaiAndalah orang yang paling antusias mengajaknya menonton film romantis atau pergi berlibur. Anda pula yang harus memancing humor dan pembicaraan di antara kalian. Kalau Anda yang selalu mengawali pesan singkat dan telepon, berarti kemungkinan besar hanya Anda sendiri yang jatuh hati padanya.
2. Jika berinisiatif, ia membawa temanWalaupun mengajak Anda pada suatu acara, ia membawa serta teman-temannya sehingga kalian berdua tak mendapat waktu berdua. Mungkin ia hanya menganggap Anda bagian dari temannya.
3. Dia memanggil Anda dengan sebutan 'kawan' atau 'teman'Bisa juga ia memanggil Anda dengan sebutan formal dan tidak mencerminkan panggilan sayang. Berarti, si dia memang tidak tertarik pada Anda.
4. Dia curhat tentang orang lainCurhat tentang perasaannya terhadap wanita lain saat sedang menyukai seseorang tanpa memedulikan perasaan Anda. Ini menunjukkan dia memercayai Anda hanya sebagai teman.
5. Dia mengatur kencan Anda dengan orang lainWalaupun ia mengetahui Anda menyukainya, ia merasa bersalah karena tidak memiliki perasaan sama. Sehingga, ia berusaha menebusnya dengan memperkenalkan Anda dengan orang lain. Jangan menganggap seberapa jauh ia ingin menguji Anda, ia hanya merasa bersalah.
6. Tidak menghiraukan AndaSaat pria menyukai seorang wanita, ia akan berusaha menyentuh, menghibur, menggoda dan mengetahui waktu-waktu khusus Anda. Namun, nyatanya ia tak terlalu peduli kapan Anda tidur atau makanan kesukaan. Dia malah tak pernah melancarkan godaan pada Anda dan menghindari menyentuh Anda.
7. "Kita teman, kan?"Dia sering mengulang-ulang, Anda berdua tetap berteman kendati ada masalah dalam hubungan kalian.
8. Berkencan dengan teman AndaWalaupun Anda telah melakukan hal terbaik untuk menarik hatinya, ia malah memilih teman Anda atau orang yang Anda kenal sebagai teman kencannya.
9. Dia berusaha menghindarSetelah lama tak memberi kabar, dia mendatangi Anda tanpa rasa bersalah dan mengaku menghabiskan waktu dengan teman-temannya. Jika demikian, tak ada gunanya berniat mengubah perasaannya menjadi cinta pada Anda.
Sabtu, 21 Mei 2011
**
dan akupun tidur bersama anganku
merangkul wajah gemintang
tuk menciptakan angan bukan angin
andai tersenyum..
Ku harap itu senyuman untukku
love u_
merangkul wajah gemintang
tuk menciptakan angan bukan angin
andai tersenyum..
Ku harap itu senyuman untukku
love u_
Baca !! ceritanya dalem abis :D
Dear Diary,
Hai Di, udah lama Vella ngga nulisin kamu yah, banyak banget yang Vella mau ceritain ke kamu Di. Tadi pagi Vella sama temen-temen ngomongin cowok masing-masing. Di masih inget sama Evan kan? cowoknya Vella? Vella malu banget deh sama dia. Dia soalnya nggak kayak cowok-cowok temen Vella yang lain Di. Sebel deh sama Evan, bayangin deh Di semua minusnya Evan nih yah:
• Minus 10 karena dia nggak punya handphone, padahal cowok-cowok temen Vella yang lain punya handphone.
• Minus 10 karena dia nggak dibolehin nyetir mobil sama ortunya karena belum 17, padahal cowok-cowok temen Vella yang lain biar sama-sama SMP udah boleh bawa sendiri!
• Minus 10 karena dia itu rambutnya cuma cepak biasa, padahal cowok-cowok temen Vella yang lain itu rambutnya gaya abhies.
• Minus 10 buat dia karena dia itu nggak suka ketempat-tempat dugem Di, padahal Vella suka banget ke sana, malu banget nggak sih punya cowok kayak gitu.
• Minus 10 buat dia lagi Di, karena dia nggak punya satu pun jacket XSML, padahal cowok-cowok temen Vella yang lain sering banget belanja disana, kalau dia sih paling pake bajunya bangsa bangsa jacket yang merek FILA (idih banget nggak sich Di!).
• Minus 10 banget (dan yang ini banget banget-banget) karena dia masih suka bawa makanan dari rumah buat makan siang ke sekolah! Gila yah Di, malu-maluin banget nggak sih!
Sumpah yah Di, Vella malu banget sama dia, kayaknya mau putus aja deh Di.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Dear Diary,
Hari Ini valentine, pas Evan ke kelas Vella mau kasih kado, Vella cuma diem aja. Seharian itu Di, Vella ngindarin dia abis-abisan, dia bingung gitu kayaknya Di, kenapa Vella ngindar terus.
Sampe rumah dia nelepon Vella, Vella males tapi ngomong sama dia Di, Vella suruh pembantu bilang ke Evan kalau Vella belum pulang. Dia nelepon 4 kali hari itu tapi Vella males nerima.
Kira-kira 3 harian deh kayak gitu, tiap di sekolah Vella ngindarin Evan pake cara ke WC cewek lah atau ngumpet-ngumpet lah, dan di rumah Vella selalu nggak mau nerima telepon dari dia, kayaknya Vella bener-bener udah illfeel dan malu pacaran sama dia Di!
Akhirnya waktu itu hari Senin, seperti biasa pas di sekolah, Vella ngindarin dia. Pas pulang sekolah Vella ngumpul di kantin sama temen-temen Vella.
Mereka pada nanya kok Vella ngindarin Evan terus Vella diem aja, tapi setelah didesak akhirnya Vella ngaku juga Vella ngomong, "Ah bete banget gue sama tuh cowok, udah nggak ada modal mendingan gaul, dan mukanya setelah gue pikir-pikir biasa banget, ya ampun kok gue dulu mau yah jadi sama dia? dipelet kali yah gue!!"
Tiba tiba semua pada diem dan ngeliat ke arah punggung Vella, Vella bingung dan nengok Di, ya Tuhan Di, ternyata ada Evan di belakang Vella dan kayaknya dia denger yang Vella baru ucapin barusan. Vella cuma bisa diem tapi Vella sempet ngeliat Evan sebentar. Dia diem, mukanya nunduk ke bawah terus dia pelan-pelan pergi dari situ.
Vella diem aja, ada beberapa yang ngomong "Hayo loo Vel, dia denger lho!!"
Tapi ada juga yang ngomong, "Udahlah Vel, baguslah denger, nggak ada untungnya tetep sama dia, ntar elo juga bisa dapet yang lebih bagus."
Bener juga yah Di, ya udah Vella cuek aja, syukur deh kalau dia denger. Dia mau minta putus juga ayo, mau banget malah Vella.
Dua hari pun berlalu Di, dan sejak saat Evan udah nggak berusaha nyamperin Vella di sekolah atau nelepon Vella. Tiap ketemu di sekolah dia cuma diem dan ngelewatin Vella aja.
Seminggu berlalu, 2 minggu berlalu sejak hari itu, Vella mulai ngerasa ada sesuatu yang ilang Di, nggak tau kenapa Vella mulai ngerasa kehilangan sesuatu, kadang-kadang Vella suka bengong bingung sendiri, cuma Vella berusaha ilangin perasaan itu. Vella nggak tau kenapa jadi males kemana mana, pengennya sendiri aja, males ngapain. Semua orang jadi bingung kenapa Vella berubah jadi kayak gini. Vella sendiri juga nggak tau kenapa Di.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Dear Diary,
Minggu malem nih Di, Ujan deres banget, Vella diem dan ngerenung di dalam kamar. Tiba-tiba di channel V ada lagunya Janet Jackson Di! Tau kan liriknya?
Doesn't really matter what the eyes is seeing,
Cause im in love with the Inner being.
Saat itu tiba-tiba Vella nangis Di, Vella baru sadar... Betapa baiknya Evan... Vella nangis senangisnya Di, karena Vella baru sadar betapa begonya Vella...
• Minus 10 karena Evan nggak punya HP Di, tapi plus 100 karena dia tiap malem rela jalan jauh ke wartel buat Nelpon Vella ngucapin selamat tidur setiap hari...
• Minus 10 karena dia nggak dibolehin nyetir mobil sama ortunya karena belum 17 Di, tapi plus 100 karena tiap malem minggu dia rela naik sepeda jauh dari kemang ke bona indah khusus ngapelin Vella biar ujan sekalipun...
• Minus 10 karena dia rambutnya cuma botak biasa dan nggak suka di spike, tapi plus 100 karena dalam keadaan rambut Vella apapun baik bagus maupun lagi jelek, mau salah potong atau salah blow atau salah model dia selalu bilang Vella cantik banget...
• Minus 10 karena dia nggak suka ke tempat dugem Di, tapi plus 100 karena dia rela nemenin Vella ke tempat-tempat kayak gitu, meski dia nggak suka dan rela dimarahin ortunya karena pulang pagi nemenin Vella... dengan naik taksi ke rumahnya...
• Minus 10 karena Evan nggak punya jacket XSML dan hanya punya jacket FILA biasa, tapi plus 100 karena kalau ujan di sekolah dia selalu minjemin Vella jacketnya meski dia sendiri kedinginan...
• Minus 10 karena dia bawa makan siang ke sekolah, tapi plus 100 karena ternyata nabung uang jajan makan siangnya buat beli kado valentine buat Vella...
Dari 60 minus yang Evan punya Di, dia punya 600 Plus di hati Vella... dari 1000 kekurangan Evan, dia punya semilyar kebaikan... Ya Tuhan Di, betapa begonya Vella yah... Vella yang beruntung sebenernya punya cowok Evan, dan Vella juga yang nyakitin Evan, padahal nggak pernah sekalipun dia nyakitin Vella. Malemnya Vella nangis lama banget Di.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Dear Diary,
Vella ketemu sama Evan di sekolah. Vella kejar dia dan bilang Vella mau ngomong, Evan diem aja, tapi pulang sekolah dia nanya Vella mau ngomong apa. Vella kasih dia kartu buatan Vella, Vella cium pipi dia dan Vella bilang minta maaf karena Vella udah nyakitin dia. Dia cuma diem aja terus pulang... Vella cuma bisa diem karena sadar, Vella yang berbuat, Vella juga yang kehilangan... Sakit banget rasanya Di, Vella pulang sekolah nangis tapi juga sadar itu semua Vella yang bikin dan Vella pula yang nanggung resiko-nya...
Malem itu tiba tiba mama ngetok pintu kamar Vella, katanya ada telepon. Ternyata bener Di, itu Evan, dia udah maafin Vella, dia udah lupain semuanya... aduh Di, girang banget hati Vella, hi hi hi senengnya.
Nanti malem Evan mau kesini Di, dan Vella mau dandan secantik-cantiknya buat Evan, jadi Vella udahan dulu yah Di... thanx banget udah denger curhat-nya Vella, Vella belajar satu hal Di:
Hargailah apa yang kamu miliki sekarang,
Karena tanpa kamu sadari,
Kamu begitu beruntung telah memiliki-nya.
Selamat malem diaryku...
NB: Minus 10 Di, karena mukanya tidak tampan, tapi plus 100 karena hatinya luar biasa tampan...
"Doesnt' Really Matter what The eyes is seeing cause im in love with the Inner being."
For me that's nice story. jangan pernah ngeliat orang dari penampilan luar-nya aja. ga ada maksud lain, apalagi buat nyindir. cuma buat sharing .
from : kaskus
Hai Di, udah lama Vella ngga nulisin kamu yah, banyak banget yang Vella mau ceritain ke kamu Di. Tadi pagi Vella sama temen-temen ngomongin cowok masing-masing. Di masih inget sama Evan kan? cowoknya Vella? Vella malu banget deh sama dia. Dia soalnya nggak kayak cowok-cowok temen Vella yang lain Di. Sebel deh sama Evan, bayangin deh Di semua minusnya Evan nih yah:
• Minus 10 karena dia nggak punya handphone, padahal cowok-cowok temen Vella yang lain punya handphone.
• Minus 10 karena dia nggak dibolehin nyetir mobil sama ortunya karena belum 17, padahal cowok-cowok temen Vella yang lain biar sama-sama SMP udah boleh bawa sendiri!
• Minus 10 karena dia itu rambutnya cuma cepak biasa, padahal cowok-cowok temen Vella yang lain itu rambutnya gaya abhies.
• Minus 10 buat dia karena dia itu nggak suka ketempat-tempat dugem Di, padahal Vella suka banget ke sana, malu banget nggak sih punya cowok kayak gitu.
• Minus 10 buat dia lagi Di, karena dia nggak punya satu pun jacket XSML, padahal cowok-cowok temen Vella yang lain sering banget belanja disana, kalau dia sih paling pake bajunya bangsa bangsa jacket yang merek FILA (idih banget nggak sich Di!).
• Minus 10 banget (dan yang ini banget banget-banget) karena dia masih suka bawa makanan dari rumah buat makan siang ke sekolah! Gila yah Di, malu-maluin banget nggak sih!
Sumpah yah Di, Vella malu banget sama dia, kayaknya mau putus aja deh Di.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Dear Diary,
Hari Ini valentine, pas Evan ke kelas Vella mau kasih kado, Vella cuma diem aja. Seharian itu Di, Vella ngindarin dia abis-abisan, dia bingung gitu kayaknya Di, kenapa Vella ngindar terus.
Sampe rumah dia nelepon Vella, Vella males tapi ngomong sama dia Di, Vella suruh pembantu bilang ke Evan kalau Vella belum pulang. Dia nelepon 4 kali hari itu tapi Vella males nerima.
Kira-kira 3 harian deh kayak gitu, tiap di sekolah Vella ngindarin Evan pake cara ke WC cewek lah atau ngumpet-ngumpet lah, dan di rumah Vella selalu nggak mau nerima telepon dari dia, kayaknya Vella bener-bener udah illfeel dan malu pacaran sama dia Di!
Akhirnya waktu itu hari Senin, seperti biasa pas di sekolah, Vella ngindarin dia. Pas pulang sekolah Vella ngumpul di kantin sama temen-temen Vella.
Mereka pada nanya kok Vella ngindarin Evan terus Vella diem aja, tapi setelah didesak akhirnya Vella ngaku juga Vella ngomong, "Ah bete banget gue sama tuh cowok, udah nggak ada modal mendingan gaul, dan mukanya setelah gue pikir-pikir biasa banget, ya ampun kok gue dulu mau yah jadi sama dia? dipelet kali yah gue!!"
Tiba tiba semua pada diem dan ngeliat ke arah punggung Vella, Vella bingung dan nengok Di, ya Tuhan Di, ternyata ada Evan di belakang Vella dan kayaknya dia denger yang Vella baru ucapin barusan. Vella cuma bisa diem tapi Vella sempet ngeliat Evan sebentar. Dia diem, mukanya nunduk ke bawah terus dia pelan-pelan pergi dari situ.
Vella diem aja, ada beberapa yang ngomong "Hayo loo Vel, dia denger lho!!"
Tapi ada juga yang ngomong, "Udahlah Vel, baguslah denger, nggak ada untungnya tetep sama dia, ntar elo juga bisa dapet yang lebih bagus."
Bener juga yah Di, ya udah Vella cuek aja, syukur deh kalau dia denger. Dia mau minta putus juga ayo, mau banget malah Vella.
Dua hari pun berlalu Di, dan sejak saat Evan udah nggak berusaha nyamperin Vella di sekolah atau nelepon Vella. Tiap ketemu di sekolah dia cuma diem dan ngelewatin Vella aja.
Seminggu berlalu, 2 minggu berlalu sejak hari itu, Vella mulai ngerasa ada sesuatu yang ilang Di, nggak tau kenapa Vella mulai ngerasa kehilangan sesuatu, kadang-kadang Vella suka bengong bingung sendiri, cuma Vella berusaha ilangin perasaan itu. Vella nggak tau kenapa jadi males kemana mana, pengennya sendiri aja, males ngapain. Semua orang jadi bingung kenapa Vella berubah jadi kayak gini. Vella sendiri juga nggak tau kenapa Di.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Dear Diary,
Minggu malem nih Di, Ujan deres banget, Vella diem dan ngerenung di dalam kamar. Tiba-tiba di channel V ada lagunya Janet Jackson Di! Tau kan liriknya?
Doesn't really matter what the eyes is seeing,
Cause im in love with the Inner being.
Saat itu tiba-tiba Vella nangis Di, Vella baru sadar... Betapa baiknya Evan... Vella nangis senangisnya Di, karena Vella baru sadar betapa begonya Vella...
• Minus 10 karena Evan nggak punya HP Di, tapi plus 100 karena dia tiap malem rela jalan jauh ke wartel buat Nelpon Vella ngucapin selamat tidur setiap hari...
• Minus 10 karena dia nggak dibolehin nyetir mobil sama ortunya karena belum 17 Di, tapi plus 100 karena tiap malem minggu dia rela naik sepeda jauh dari kemang ke bona indah khusus ngapelin Vella biar ujan sekalipun...
• Minus 10 karena dia rambutnya cuma botak biasa dan nggak suka di spike, tapi plus 100 karena dalam keadaan rambut Vella apapun baik bagus maupun lagi jelek, mau salah potong atau salah blow atau salah model dia selalu bilang Vella cantik banget...
• Minus 10 karena dia nggak suka ke tempat dugem Di, tapi plus 100 karena dia rela nemenin Vella ke tempat-tempat kayak gitu, meski dia nggak suka dan rela dimarahin ortunya karena pulang pagi nemenin Vella... dengan naik taksi ke rumahnya...
• Minus 10 karena Evan nggak punya jacket XSML dan hanya punya jacket FILA biasa, tapi plus 100 karena kalau ujan di sekolah dia selalu minjemin Vella jacketnya meski dia sendiri kedinginan...
• Minus 10 karena dia bawa makan siang ke sekolah, tapi plus 100 karena ternyata nabung uang jajan makan siangnya buat beli kado valentine buat Vella...
Dari 60 minus yang Evan punya Di, dia punya 600 Plus di hati Vella... dari 1000 kekurangan Evan, dia punya semilyar kebaikan... Ya Tuhan Di, betapa begonya Vella yah... Vella yang beruntung sebenernya punya cowok Evan, dan Vella juga yang nyakitin Evan, padahal nggak pernah sekalipun dia nyakitin Vella. Malemnya Vella nangis lama banget Di.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Dear Diary,
Vella ketemu sama Evan di sekolah. Vella kejar dia dan bilang Vella mau ngomong, Evan diem aja, tapi pulang sekolah dia nanya Vella mau ngomong apa. Vella kasih dia kartu buatan Vella, Vella cium pipi dia dan Vella bilang minta maaf karena Vella udah nyakitin dia. Dia cuma diem aja terus pulang... Vella cuma bisa diem karena sadar, Vella yang berbuat, Vella juga yang kehilangan... Sakit banget rasanya Di, Vella pulang sekolah nangis tapi juga sadar itu semua Vella yang bikin dan Vella pula yang nanggung resiko-nya...
Malem itu tiba tiba mama ngetok pintu kamar Vella, katanya ada telepon. Ternyata bener Di, itu Evan, dia udah maafin Vella, dia udah lupain semuanya... aduh Di, girang banget hati Vella, hi hi hi senengnya.
Nanti malem Evan mau kesini Di, dan Vella mau dandan secantik-cantiknya buat Evan, jadi Vella udahan dulu yah Di... thanx banget udah denger curhat-nya Vella, Vella belajar satu hal Di:
Hargailah apa yang kamu miliki sekarang,
Karena tanpa kamu sadari,
Kamu begitu beruntung telah memiliki-nya.
Selamat malem diaryku...
NB: Minus 10 Di, karena mukanya tidak tampan, tapi plus 100 karena hatinya luar biasa tampan...
"Doesnt' Really Matter what The eyes is seeing cause im in love with the Inner being."
For me that's nice story. jangan pernah ngeliat orang dari penampilan luar-nya aja. ga ada maksud lain, apalagi buat nyindir. cuma buat sharing .
from : kaskus
super sick
Ketika orang yg kamu sayang membutuhkan pertolongan, kamu tidak bisa menolongnya, lalu dia meminta pertolongan kepada orang lain, dan orang lain tersebut dengan mudah menolong dia. Itu hal yg paling menyakitkan yg pernah terjadi.
Jumat, 20 Mei 2011
Everything
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada
Mind
Rindu sesosok wanita yg sederhana, yg mempunyai senyuman manis, tatapan mata yg indah, tidak sperti wanita lain yg hanya mengutamakan penampilan dan perasaan yg sesaat. Dia slalu berada di pikiran saya. Ya, mungkin saya sudah bergantung padanya, setiap saya membuka lembaran hari yg baru dan menutup hari yg tlah berlalu dia turut menemani saya, pokonya everything is you.
Sudah 2 tahun lebih saya berhubungan dengan dia, hubungan yg sangat spesial, tetapi entah dia menganggap hubungan itu seperti apa yg penting saya sangat bahagia. Setiap kali saya melihat senyuman dan tatapan matanya saya merasa jatuh cinta lg, serasa kekuatan saya kembali penuh, semangat untuk mempertahankan semakin kuat. Saya tidak tahu apa yg harus saya lakukan bila saya jauh dari dia, seperti tidak ada tempat bersandar, tidak ada tempat mengaduh. Hari-hari saya slalu di hantui oleh pikiran seperti itu. Cont...
Sudah 2 tahun lebih saya berhubungan dengan dia, hubungan yg sangat spesial, tetapi entah dia menganggap hubungan itu seperti apa yg penting saya sangat bahagia. Setiap kali saya melihat senyuman dan tatapan matanya saya merasa jatuh cinta lg, serasa kekuatan saya kembali penuh, semangat untuk mempertahankan semakin kuat. Saya tidak tahu apa yg harus saya lakukan bila saya jauh dari dia, seperti tidak ada tempat bersandar, tidak ada tempat mengaduh. Hari-hari saya slalu di hantui oleh pikiran seperti itu. Cont...
Sarasvati - Oh I Never Know
Sarasvati - Oh I Never Know
I don't care if you don't wanna know what it is
Cause the time just want stop to understand
I'm scared, too scared to believe what i want
I'm shy ,too shy to tell the truth
I wanna know your feeling to clear this mess
I do believe there's no word to explain your heart
Don't be scared, don't get scared to believe what you want
Don't be shy, don't be shy to tell the truth
I wanna know what you feel when i'm with you ?
Yes my heart beat can stop when i'm with you
You never let me know what i wanna be
You never show me love that i want from you
I'm scared, so scared, yes scared, so scared
I wanna know our feeling to clear this mess
I do believe there's no word to explain our heart
I'm scared, don't be scared to believe what we want
I'm shy, don't be shy to tell the truth
I wanna know what you feel when i'm with you ?
Yes my heart beat can stop when i'm with you
I'm shy, so shy, yes shy, so shy
You never let me know what i wanna be
You never show me love that i want from you
I'm scared, so scared, yes scared, so scared
I wanna know what you feel when i'm with you ?
Yes my heart beat can stop when i'm with you
I'm shy, so shy, yes shy, so shy
You never let me know what i wanna be
You never show me love that i want from you
I'm scared, so scared, yes scared, so scared
Cause the time just want stop to understand
I'm scared, too scared to believe what i want
I'm shy ,too shy to tell the truth
I wanna know your feeling to clear this mess
I do believe there's no word to explain your heart
Don't be scared, don't get scared to believe what you want
Don't be shy, don't be shy to tell the truth
I wanna know what you feel when i'm with you ?
Yes my heart beat can stop when i'm with you
You never let me know what i wanna be
You never show me love that i want from you
I'm scared, so scared, yes scared, so scared
I wanna know our feeling to clear this mess
I do believe there's no word to explain our heart
I'm scared, don't be scared to believe what we want
I'm shy, don't be shy to tell the truth
I wanna know what you feel when i'm with you ?
Yes my heart beat can stop when i'm with you
I'm shy, so shy, yes shy, so shy
You never let me know what i wanna be
You never show me love that i want from you
I'm scared, so scared, yes scared, so scared
I wanna know what you feel when i'm with you ?
Yes my heart beat can stop when i'm with you
I'm shy, so shy, yes shy, so shy
You never let me know what i wanna be
You never show me love that i want from you
I'm scared, so scared, yes scared, so scared
Langganan:
Komentar (Atom)
